<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPPOM Manado &#8211; Merdeka Satu News</title>
	<atom:link href="https://merdekasatunews.com/topic/bppom-manado/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://merdekasatunews.com</link>
	<description>Merdeka dalam Memberitakan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2026 16:42:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://merdekasatunews.com/wp-content/uploads/2026/10/Favicon-Merdeka-Satu-News-80x80.png</url>
	<title>BPPOM Manado &#8211; Merdeka Satu News</title>
	<link>https://merdekasatunews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sulut Peringkat Kedua Nasional Kejahatan Kosmetik, BBPOM Bertindak</title>
		<link>https://merdekasatunews.com/sulut-peringkat-kedua-nasional-kejahatan-kosmetik-bbpom-bertindak/</link>
					<comments>https://merdekasatunews.com/sulut-peringkat-kedua-nasional-kejahatan-kosmetik-bbpom-bertindak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2026 16:42:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sulawesi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[BPPOM Manado]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan kosmetik]]></category>
		<category><![CDATA[Kosmetik kosmetik berbahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peringkat Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Sulut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://merdekasatunews.com/?p=331</guid>

					<description><![CDATA[MANADO, Merdekasatunews.com – Sulawesi Utara menjadi salah satu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MANADO, Merdekasatunews.com</strong> – Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah yang menghadapi persoalan serius terkait kejahatan kosmetik. Menyikapi kondisi tersebut, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado meningkatkan pengawasan terhadap distribusi kosmetik untuk mencegah peredaran produk ilegal yang berisiko membahayakan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BBPOM Manado, Dian S. Kusumawardani, mengungkapkan bahwa intensifikasi pengawasan kosmetik oleh BPOM pada 2025 meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan 2024.</p>
<p>“Intensifikasi pengawasan kosmetik oleh BPOM tahun 2025 meningkat lebih dari 10 kali lipat dibanding 2024,” kata Dian di Manado, Jumat (30/10/2026), dikutip dari situs Suarasulsel.id.</p>
<p>Peningkatan tersebut mencerminkan besarnya tantangan dalam mengawasi peredaran kosmetik, terutama produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan dan mutu.</p>
<p><strong>Kosmetik Ilegal Berisiko Mengandung Bahan Berbahaya</strong></p>
<p>Dian menjelaskan, kosmetik ilegal berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan karena tidak melalui pengujian keamanan dan mutu sesuai ketentuan BPOM. Kondisi ini membuat konsumen tidak memiliki kepastian mengenai kandungan maupun keamanan produk yang digunakan.</p>
<p>Sejumlah bahan berbahaya yang perlu diwaspadai antara lain merkuri, hidrokuinon, asam retinoat, serta pewarna yang dilarang dalam kosmetik.</p>
<p>Selain kandungan bahan berbahaya, penggunaan bahan aktif dengan kadar yang tidak terkontrol juga menjadi persoalan. Konsentrasi bahan dalam suatu produk dapat terlalu tinggi atau berbeda antara satu kelompok produksi (batch) dan kelompok lainnya.</p>
<p>Risiko semakin besar ketika penggunaan produk tidak disertai pemantauan efek samping maupun pencatatan yang memadai. Akibatnya, konsumen dapat mengalami dampak kesehatan tanpa mengetahui penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab.</p>
<p><strong>Dampak Kosmetik Berbahaya bagi Kesehatan Kulit</strong></p>
<p>Penggunaan kosmetik yang tidak memenuhi standar keamanan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Dampaknya meliputi iritasi kulit, reaksi alergi, kerusakan kulit dalam jangka panjang, hingga keracunan akibat paparan bahan berbahaya.</p>
<p>Karena itu, masyarakat perlu lebih cermat sebelum membeli dan menggunakan kosmetik. Harga murah, klaim hasil instan, atau promosi yang menjanjikan perubahan kulit secara cepat tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan konsumen.</p>
<p>Dian menegaskan pentingnya memilih kosmetik yang aman agar manfaat produk dapat diperoleh tanpa mengorbankan kesehatan kulit.</p>
<p>“ Kosmetik yang aman dapat melindungi kesehatan kulit, aman dipakai jangka panjang serta mendapatkan hasil optimal tanpa mengorbankan kulit,” ujarnya.</p>
<p><strong>BBPOM Manado Ajak Masyarakat Lebih Teliti Memilih Kosmetik</strong></p>
<p>BBPOM Manado berharap pengawasan yang lebih intensif berjalan beriringan dengan peningkatan literasi masyarakat mengenai keamanan kosmetik.</p>
<p>Konsumen perlu memastikan legalitas produk sebelum membeli, memeriksa informasi pada kemasan, serta menelusuri status izin edar melalui kanal resmi BPOM. Masyarakat juga sebaiknya menghindari produk yang tidak mencantumkan identitas produsen atau memiliki informasi yang tidak jelas.</p>
<p>Pengawasan pemerintah dan kesadaran konsumen menjadi dua faktor penting untuk menekan peredaran kosmetik ilegal di Sulawesi Utara. Dengan memahami risiko serta mengenali produk yang memenuhi ketentuan, masyarakat diharapkan dapat melindungi diri dari kosmetik berbahaya.</p>
<p>Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat agar penggunaan kosmetik tidak berujung pada gangguan kulit maupun dampak kesehatan lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://merdekasatunews.com/sulut-peringkat-kedua-nasional-kejahatan-kosmetik-bbpom-bertindak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
